Proses Daur Ulang Logam: Dari Besi Tua Menjadi Bahan Baku Baru
Mengenal proses daur ulang logam dan bagaimana besi tua diolah menjadi bahan baku baru yang bernilai.
Daur ulang logam adalah proses mengolah besi tua dan logam bekas menjadi bahan baku baru. Proses ini tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga baik untuk lingkungan karena mengurangi limbah logam.
Tahapan Daur Ulang Logam
1. Pengumpulan
Tahap awal adalah mengumpulkan besi tua dari berbagai sumber seperti proyek bongkaran gedung, pabrik, industri manufaktur, dan rumah tangga. PT ROIS GLOBAL LOGAM menerima besi tua dari berbagai sumber dengan harga kompetitif.
2. Sortir dan Pemisahan
Besi tua yang terkumpul kemudian disortir berdasarkan jenis dan kualitas. Pemisahan dilakukan untuk memisahkan logam besi dari logam lain seperti aluminium, tembaga, dan stainless steel.
3. Pemotongan dan Pengepresan
Besi tua yang sudah disortir dipotong menjadi ukuran yang lebih kecil menggunakan mesin pemotong hidrolik. Kemudian dipres menjadi balok-balok padat untuk memudahkan pengangkutan dan peleburan.
4. Peleburan
Balok besi tua dilebur dalam tungku dengan suhu tinggi mencapai 1.500°C. Proses peleburan menghilangkan kotoran dan campuran yang tersisa.
5. Pemurnian
Logam cair hasil peleburan dimurnikan untuk menghilangkan zat-zat pengotor. Hasilnya adalah logam murni yang siap dicetak menjadi produk baru.
6. Pencetakan
Logam cair dituang ke dalam cetakan untuk menghasilkan produk baru seperti batangan besi, plat, pipa, atau produk lainnya yang siap digunakan di industri.
Manfaat Daur Ulang Logam
- Menghemat energi hingga 74% dibandingkan produksi logam baru
- Mengurangi emisi karbon dan polusi udara
- Mengurangi limbah logam di tempat pembuangan akhir
- Menciptakan lapangan kerja di sektor daur ulang
- Menyediakan bahan baku dengan harga lebih ekonomis
PT ROIS GLOBAL LOGAM berkomitmen mendukung industri daur ulang logam di Indonesia. Kami menyediakan besi tua berkualitas untuk kebutuhan peleburan dan daur ulang.